
AKTD kedua di Kecamatan Kaliori resmi digelar pada Jumat (28/11/2025) di gedung MWCNU Kaliori. Sebanyak 69 peserta dari 23 desa hadir untuk mengikuti pelatihan kepemudaan yang dirancang untuk membentuk pemuda mandiri, berdaya saing, dan dekat dengan masyarakat lapisan bawah.
Kegiatan ini menyuguhkan materi yang relevan dengan kebutuhan pemuda saat ini, mulai dari kewirausahaan, public speaking, dinamika sosial, hingga digital branding. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Karang Taruna Kabupaten Rembang Dumadiyono, SH (Mas Yon), jajaran Forkopimcam Kaliori, para kepala desa, Ketua Karang Taruna periode sebelumnya Ahmad Rif’an, serta Wakil Ketua Karang Taruna Jawa Tengah.
Mas Yon menyampaikan bahwa AKTD kedua menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas organisasi kepemudaan di Rembang. “Ini adalah kali kedua AKTD di Kabupaten Rembang, dan kali ini berlangsung di Kecamatan Kaliori. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi pelopor organisasi kepemudaan yang kreatif, positif, serta mampu menciptakan pemuda-pemudi cerdas dan peduli lingkungan demi kemajuan Kabupaten Rembang,” tegasnya.
Ahmad Rif’an, yang pernah memimpin Karang Taruna Kaliori, menilai AKTD sebagai terobosan yang patut dibanggakan dan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. “AKTD adalah ide segar. Ide tidak akan berarti tanpa langkah konkret. Ini adalah bentuk nyata Karang Taruna Kaliori dalam melaksanakan ide tersebut. Saya berharap Karang Taruna dapat menjadi teman masyarakat lapisan bawah yang membutuhkan kesejahteraan, sesuai amanat Permensos dan Permendagri,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari tokoh muda Kaliori, Sarjani, yang menilai pelatihan ini sebagai momentum untuk melahirkan pemuda yang lebih mandiri dan tangguh dalam menghadapi persoalan sosial di wilayahnya.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai ungkapan apresiasi, salah satunya dari Joko Jamzuri asal Desa Meteseh. Ia merasa AKTD membuka ruang belajar sekaligus mempererat hubungan antarpemuda. “Alhamdulillah kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain menambah ilmu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang membuat kami semakin akrab. Semoga kita semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat Kaliori khususnya, dan Kabupaten Rembang pada umumnya,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan, kreativitas, serta kepedulian terhadap masyarakat bawah, AKTD kedua Kaliori menjadi bukti bahwa Karang Taruna terus bergerak menjadi wadah pemuda yang hadir, hadir, dan benar-benar berpihak pada mereka yang membutuhkan. Pemuda Kaliori diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi lingkungan sosialnya dan menjadi tulang punggung kemajuan desa.(aj)

