Bantuan Sumur Bor Pemerintah Bantu Petani Pelemsari Tekan Biaya Pengairan Tembakau

Mobil bak terbuka sedang mengisi air di bak penampungan dari sumur bor desa Pelemsari.

Bursanasional.com || Rembang – Bantuan sumur bor dari pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di Desa Pelemsari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Keberadaan sarana penyediaan air tersebut kini menjadi solusi penting untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian di tengah musim kemarau, terutama bagi petani tembakau.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (08/07/2026), terlihat sebuah mobil yang membawa tandon air sedang melakukan pengisian air dari bak penampungan yang bersumber dari sumur bor. Air tersebut kemudian digunakan untuk menyiram lahan tanaman tembakau milik warga yang saat ini membutuhkan pasokan air secara rutin agar pertumbuhan tanaman tetap optimal.

Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. Sebelum sumur bor tersedia, para petani harus membeli air dari sumber lain yang lokasinya cukup jauh, seperti Desa Kemadu maupun Desa Nyikaran. Kondisi tersebut tentu menambah beban biaya produksi sekaligus menyita waktu.

Salah seorang warga, Yuyun, mengatakan bahwa keberadaan sumur bor telah memberikan kemudahan bagi para petani dalam memperoleh pasokan air, khususnya saat musim kemarau.

Hal senada juga disampaikan Parwi. Menurutnya, bantuan pemerintah tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan air dari luar desa.

Sementara itu, Aril, warga yang turut memantau pemanfaatan fasilitas tersebut, menjelaskan bahwa sumur bor menjadi penopang utama kebutuhan air bagi petani tembakau pada musim tanam tahun ini.

“Terlebih saat ini sangat membantu petani tembakau. Biasanya petani harus membeli satu tangki air berkapasitas sekitar 5.000 liter dari sumber air di Desa Kemadu dengan harga mencapai Rp200 ribu,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan sumur bor membuat biaya pengairan dapat ditekan sehingga meringankan beban ekonomi para petani. Selain itu, bak penampungan air juga dirawat secara rutin oleh warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi, sehingga kondisi fasilitas tetap terjaga dan siap digunakan setiap saat.

Trending :   Antusiasme Membludak, Area Parkir Pamotan Fest 2025 Nyaris Tak Cukup

Diketahui, pembangunan sumur bor tersebut telah selesai pada Maret 2026. Namun, pemanfaatannya mulai meningkat pada Juli 2026 seiring dimulainya musim penanaman tembakau di wilayah Desa Pelemsari.

Masyarakat berharap fasilitas tersebut dapat terus dirawat dan dikelola dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para petani maupun warga yang membutuhkan pasokan air. Keberadaan infrastruktur pengairan seperti sumur bor dinilai menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat ketahanan sektor pertanian, sekaligus membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Rembang.

Related Articles

TRENDING