
REMBANG – Atmosfer khidmat menyelimuti Pendopo Kecamatan Pamotan pada Sabtu (15/08/2026). Sebanyak 74 putra-putri terbaik Kecamatan Pamotan secara resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan Pamotan. Pengukuhan ini menjadi penanda kesiapan penuh mereka dalam menjalankan tugas mulia pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prosesi pengukuhan yang berlangsung penuh kekhusyukan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Tampak hadir Camat Pamotan Rofieq Pahlevi, S.T., M.M., Kapolsek Pamotan sekaligus Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kecamatan Pamotan AKP M. Sulhan Mulyadi, S.H., M.H., serta Danramil Pamotan Kapten Cba Juli Eko Triyono. Turut menyaksikan momen bersejarah ini jajaran pegawai Kecamatan Pamotan, Korwil Dinas Pendidikan, KUA, hingga Puskesmas.
Puncak acara ditandai dengan penyematan tanda atribut Paskibraka yang dilakukan langsung oleh Camat Pamotan, Rofieq Pahlevi. Suasana kian bergetar saat 74 anggota Paskibraka membacakan ikrar pembetulan jiwa patriotisme sebagai bentuk ikhtiar dan kesiapan menanggung amanah pengibaran Sang Merah Putih.
Dalam amanatnya, Camat Pamotan Rofieq Pahlevi menegaskan bahwa momentum pengukuhan ini bukan sekadar prosesi seremonial belaka, melainkan titik balik untuk memperkuat jiwa nasionalisme dan tanggung jawab moral seluruh anggota Paskibraka.
“Makna pengukuhan ini untuk meneguhkan jiwa nasionalisme dan tanggung jawab selaku Paskibraka,” ujarnya.
Rofieq juga berpesan agar segenap anggota Paskibraka menjalankan tugas suci tersebut dengan penuh kesungguhan, serta menjadikannya sebagai batu pijakan dalam menumbuhkan rasa cinta yang mendalam terhadap bangsa dan negara.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kecamatan Pamotan yang juga Kapolsek Pamotan, AKP M. Sulhan Mulyadi, menyampaikan bahwa pengukuhan Paskibraka merupakan awal dari puncak rangkaian peringatan kemerdekaan di Pamotan.
Ia memaparkan, usai pengukuhan, rangkaian dilanjutkan dengan agenda malam tasyakuran kemerdekaan serta detik-detik upacara pengibaran dan penurunan bendera pada Minggu (16/8/2026). Sebelumnya, kemeriahan warga juga telah dipantik lewat ragam semarak kegiatan seperti lomba gerak jalan, pentas seni, hingga pawai karnaval.
Sulhan menekankan, keberhasilan dan kelancaran seluruh prosesi acara sangat bergantung pada soliditas dan sinergitas lintas sektor, mulai dari unsur Forkopimcam, panitia penyelenggara, pemerintah desa, hingga peran aktif masyarakat.
“Yang utama adalah saling berkoordinasi, menjalin kebersamaan antar sesama, serta menyosialisasikan kepada masyarakat berkenaan dengan rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh panitia agar diketahui dan mendapat dukungan,” jelasnya.
Melalui sinergi yang kokoh ini, ia berharap perayaan kemerdekaan di Pamotan tidak hanya berlangsung aman dan tertib, tetapi juga mampu menghadirkan ruang kegembiraan serta kebanggaan bagi seluruh warga.
Menutup prosesi, Camat Pamotan kembali mengajak masyarakat untuk memetik makna terdalam dari HUT ke-81 RI sebagai sarana mempererat persatuan dan menyalakan kembali nilai gotong royong.
“Mari kita tingkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Kemerdekaan yang sudah diraih ini dapat diisi dengan hal-hal yang positif, bersifat membangun, dan disyukuri dengan menjunjung nilai-nilai kebangsaan,” pesannya.
Ia mengingatkan, kemajemukan yang ada di tengah warga Pamotan adalah fondasi kekuatan yang harus terus dijaga demi keutuhan bangsa.
“Keberagaman yang ada bukanlah suatu kekurangan, tetapi kekuatan. Dengan semangat kebersamaan, mari kita teguhkan rasa nasionalisme kita,” pungkasnya.
Dengan dikukuhkannya 74 anggota Paskibraka ini, Kecamatan Pamotan kini siap melangkah menuju puncak Peringatan HUT ke-81 RI dengan semangat penghormatan setinggi-tingginya atas jasa para pahlawan bangsa.

