
Bursanasional.com || Gianyar, Bali – Upaya menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Gianyar terus diperkuat. Salah satunya melalui sinergi antara Nahdlatul Ulama (NU) Gianyar dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Rabu (29/04/2026).
Ketua FKUB Gianyar, Dr. Ida Bagus Made Viprajana, menyampaikan apresiasi atas peran aktif warga Nahdliyin dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat yang beragam. Menurutnya, kontribusi NU selama ini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.
“FKUB sangat mengapresiasi kepedulian NU dalam menjaga kebhinekaan. Kami berharap NU dapat terus menjadi mitra strategis dalam membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama agar keharmonisan tetap terjaga,” ujarnya.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka, memberikan ruang dialog bagi kedua pihak untuk membahas langkah-langkah konkret dalam memperkuat toleransi. FKUB juga mendorong peningkatan kolaborasi lintas elemen masyarakat guna mengantisipasi potensi konflik sosial.
Sementara itu, Ketua PCNU Gianyar, Sukisno Suwandi, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menjalin komunikasi yang intens dengan FKUB. Ia menilai, kerja sama yang solid menjadi kunci dalam merawat keberagaman serta menjaga kondusivitas wilayah.
“Ke depan, kami akan membangun komunikasi yang lebih intens dengan FKUB demi terciptanya Gianyar yang mampu menjaga dan merawat keberagaman. Harapannya, wilayah ini tetap terhindar dari konflik SARA, dari pelosok hingga pusat kota, sehingga situasi tetap aman,” ungkapnya.
Kunjungan silaturahmi tersebut dipimpin langsung oleh Sukisno bersama jajaran pengurus harian PCNU Gianyar, meliputi sekretaris, wakil sekretaris, dan bendahara. Kehadiran mereka menjadi simbol keseriusan NU dalam memperkuat peran sebagai penjaga harmoni sosial.
Dengan sinergi yang terus terjalin, NU dan FKUB optimistis Kabupaten Gianyar dapat mempertahankan stabilitas daerah sekaligus menjadi contoh nyata kehidupan masyarakat yang rukun, toleran, dan damai di tengah keberagaman.


