Warga Tanjung Kidul Gotong Royong Lestarikan Tradisi “Gugur Gunung” di Makam 

Rembang, bursanasional.com – Warga Tanjung Kidul, Desa Tanjung, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, sukses menjaga tradisi “Gugur Gunung” di makam Makbaroh lewat gotong royong masif. Kegiatan dilaksanakan tiga kali, tepatnya Minggu (21/12), Minggu (28/12) 2025, serta Minggu (4/1) 2026, di tengah ancaman modernisasi yang nyaris memadamkan adat ini.

Terlihat puluhan warga laki-laki berpakaian sederhana – kaus oblong, sarung, dan caping – bekerja keras. Mereka mengangkut tanah dengan cangkul serta gerobak, menyusun talud batu semen, memanjat tangga untuk struktur atap, hingga kelilingi tumpukan kayu, motor, dan drum semen di bawah naungan pepohonan hijau rindang.

Pondasi Kokoh Lawan Hujan, Lampu Terangi Malam Hari

Talud berfungsi sebagai benteng tanah makam agar tak longsor terbawa air hujan deras. Lampu listrik baru memastikan area pemakaman terang benderang sepanjang malam. “Sekarang, jenazah warga yang wafat malam hari bisa langsung dikubur tanpa khawatir gelap,” ungkap Subek, relawan penggalang iuran.

Dana Sukarela Melebihi Target

Seluruh biaya dari iuran sukarela warga Tanjung Kidul dan sebagian Tanjung Lor. Subek, yang mondar-mandir rumah ke rumah, tak menyangka hasilnya berlimpah. “Alhamdulillah, kelebihannya dimanfaatkan perpanjang talud supaya lebih luas dan kuat,” tambahnya.

Semangat gotong royong ini perkuat ikatan sosial sekaligus lestarikan budaya lokal yang hampir hilang. Bukti nyata, masyarakat desa tetap solid hadapi zaman.(red. mah)

Related Articles

spot_img

TRENDING