Gotong Royong Tanpa Batas, Warga dan Sopir Tegaldowo Bangun Jalan Tani Secara Swadaya

Kebersamaan Warga Tegaldowo Gotongroyong memperbaiki Jalan Pertanian

 

Bursanasional.com || Rembang – Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan warga Desa Tegaldowo bersama paguyuban sopir dalam aksi gotong royong pembangunan jalan pertanian. Kegiatan pengecoran jalan yang sempat dimulai pada Kamis (09/04/2026) itu kembali dilanjutkan pada Senin (13/04/2026).

Perbaikan jalan difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan aktivitas petani. Jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga dalam menunjang kegiatan pertanian sehari-hari.

Aksi sosial ini dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat, yakni Mas Rasiman (Mbeng), Mbah Yanto, kang Dul dan Kang Tiyar. Mereka mengoordinasikan warga dari berbagai dukuhan serta melibatkan paguyuban sopir untuk mempercepat proses pengerjaan.

Mbeng menjelaskan, kegiatan ini murni hasil swadaya masyarakat. Warga dari sejumlah wilayah seperti Dukuh Tegaldowo, Ngelo, Dukoh, Karanganyar, Nglencong, hingga Desa Suntri turut ambil bagian. Dukungan juga datang dari Persatuan Sopir Tegaldowo dan sopir dari Desa Dowan.

“Perbaikan kita lakukan bertahap sesuai kondisi jalan yang rusak. Dana yang terkumpul dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pengecoran di titik-titik prioritas,” jelasnya.

Hingga saat ini, dana yang berhasil dihimpun dari hasil patungan warga mencapai Rp68.035.000, dengan rincian sebagai berikut:

Dk. Tegaldowo: Rp12.100.000

Dk. Dukoh: Rp11.370.000

Dk. Ngelo: Rp9.700.000

Dk. Karanganyar: Rp9.450.000

Dk. Nglencong: Rp5.800.000

Dk. Ngablak: Rp400.000

Desa Suntri: Rp4.750.000

Dk. Picis: Rp100.000

PST (Sopir Tegaldowo): Rp10.000.000

Mbah Yanto: Rp2.000.000

Sopir Desa Dowan: Rp1.000.000

Saldo 2025: Rp1.365.000

Dari total dana tersebut, telah digunakan sebesar Rp63.050.000 untuk kebutuhan pengecoran, sementara sisa saldo Rp4.985.000 masih tersedia.

Dengan anggaran yang ada, proses pengecoran telah mampu menghadirkan jalan sepanjang 145 meter dengan lebar 3 meter. Warga berharap, jika masih ada tambahan dana yang terkumpul, pembangunan akan dilanjutkan ke titik lain yang belum tersentuh perbaikan.

Trending :   Tips Meningkatkan Traffic Blog

Kegiatan ini bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, namun juga menjadi simbol kuatnya solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat. Kolaborasi antara warga dan paguyuban sopir membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk mewujudkan pembangunan.

Diharapkan, keberadaan jalan pertanian yang lebih layak ini dapat meningkatkan kelancaran aktivitas petani serta mendorong produktivitas pertanian di Desa Tegaldowo dan sekitarnya

Related Articles

spot_img

TRENDING