
Bursanasional.com || Rembang – Inovasi ruang publik dan kuliner kembali hadir di wilayah Rembang Timur. Cafe Sar-1 (Sarji) resmi dibuka di Desa Gandri, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, pada Sabtu malam (31/01/2026). Mengusung konsep tongkrongan modern, Sar-1 menawarkan perpaduan menu tradisional dan modern yang ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat.
Cafe ini digagas oleh Nur Hasan, pengusaha sekaligus tokoh politik Rembang Timur, sebagai upaya menghadirkan ruang berkumpul yang nyaman, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat sekitar, khususnya warga Kecamatan Sedan.
Peresmian Sar-1 dilakukan langsung oleh Bupati Rembang H. Harno, S.E., didampingi Wakil Bupati Rembang M. Hanies Chollil Barro’, serta dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Rembang, tokoh masyarakat, relasi, dan warga setempat.
Dalam keterangannya, Nur Hasan menjelaskan bahwa nama Sar-1 atau Sarji memiliki makna filosofis yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Selain dimaknai sebagai “Sak Pasar Dadi Siji”, Sar-1 juga dipahami sebagai “Karo Pasar Dadi Siji”, mengingat lokasinya yang berdekatan langsung dengan pasar tradisional.
“Sar-1 bisa dimaknai Sak Pasar Dadi Siji, tapi juga Karo Pasar Dadi Siji. Karena letaknya dekat dengan pasar, masyarakat yang selesai berbelanja atau yang membutuhkan makanan, minuman, ngopi, maupun sekadar nongkrong bisa langsung datang ke sini dengan suasana yang lebih nyaman,” ujar Nur Hasan.
Menurutnya, keberadaan Sar-1 diharapkan mampu menjadi ruang singgah bagi semua kalangan, mulai dari pedagang pasar, pembeli, hingga masyarakat umum yang membutuhkan tempat berkumpul yang representatif tanpa harus pergi jauh ke pusat kota.
Selain sebagai tempat nongkrong, Sar-1 juga disiapkan sebagai ruang pertemuan dan diskusi informal yang sebelumnya belum banyak tersedia di Kecamatan Sedan. Konsep ini diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial, ekonomi, maupun komunitas lokal.
Kehadiran Sar-1 turut membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru serta mendorong perputaran ekonomi di Rembang Timur. Dengan konsep yang menyatu antara pasar rakyat dan tempat kongkow modern, Sar-1 diyakini mampu menambah warna baru dalam perkembangan kuliner dan ruang publik di Kabupaten Rembang.


