Psikolog Polda Jateng Lakukan Trauma Healing bagi Anak Korban Banjir di Pati

Tim Psikologi Biro SDM Polda Jawa Tengah bersama Konselor Polresta Pati menggelar kegiatan trauma healing dan bakti sosial.

Bursanasional.com || Pati – Tim Psikologi Biro SDM Polda Jawa Tengah bersama Konselor Polresta Pati menggelar kegiatan trauma healing dan bakti sosial bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Pati, Kamis (22/01/2026). Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dan menyasar sejumlah lokasi pengungsian.
Empat posko pengungsian yang menjadi sasaran kegiatan tersebut meliputi Balai Desa Bumirejo, Balai Desa Kedungpancing, Balai Desa Doropayung, serta Balai Masyarakat Desa Kudukeras. Pendampingan difokuskan pada pemulihan psikologis, khususnya bagi anak-anak yang terdampak bencana banjir.
Kegiatan dipimpin Kabag Psikologi Biro SDM Polda Jateng AKBP Ahli Rumekso, didampingi tim psikolog kepolisian. Dari jajaran Polresta Pati turut hadir Kabag SDM Polresta Pati Kompol Agunging Tyas Widya Aryani, Kapolsek Juwana Iptu Mudofar, personel Satpolairud, anggota Polsek Juwana, serta tim trauma healing Polresta Pati.
Dalam pelaksanaannya, tim trauma healing mengajak anak-anak bermain bersama, mengikuti permainan edukatif, serta berinteraksi secara komunikatif guna mengurangi rasa takut dan trauma akibat bencana. Selain itu, anak-anak juga menerima bingkisan berupa makanan ringan dan snack.
Kompol Agunging Tyas Widya Aryani mengatakan, anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan mengalami gangguan psikologis saat terjadi bencana alam. Oleh karena itu, pendampingan mental perlu dilakukan sejak dini agar tidak menimbulkan trauma berkepanjangan.
“Trauma healing ini bertujuan menjaga kondisi mental anak-anak agar tetap ceria dan mampu beradaptasi dengan situasi di pengungsian,” ujarnya.
Selain memberikan pendampingan kepada anak-anak, tim juga memberikan motivasi dan edukasi kepada para pengungsi dewasa. Edukasi tersebut meliputi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, kesehatan diri, serta menerapkan pola hidup sehat selama berada di posko pengungsian.
Menurut Kompol Agunging, kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga dukungan moral dan psikologis.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir untuk membantu pemulihan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Biro SDM Polda Jateng juga menyalurkan bantuan sembako kepada para pengungsi sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap warga yang terdampak banjir.
Hasil dari kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Anak-anak terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, sementara para pengungsi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan psikologis yang diberikan oleh jajaran Polri.
“Kegiatan ini memberikan energi positif bagi warga untuk bangkit dan menjalani proses pemulihan pascabencana,” pungkas Kompol Agunging.

Related Articles

spot_img

TRENDING