REMBANG – Nuril Anwar resmi menahkodai Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Rembang. Prosesi pelantikan pengurus periode baru ini berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Polos, Minggu (18/1/2026).
Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD KNPI Jawa Tengah, Casytha Arriwi Kathmandu, yang memimpin pengambilan sumpah janji jabatan. Acara ini menjadi penanda babak baru pergerakan pemuda di Kota Garam.
Usai dilantik, Nuril Anwar dalam sambutannya menyampaikan pesan tegas kepada para pemangku kebijakan. Ia menyoroti bahwa potensi besar pemuda Rembang selama ini belum tergarap maksimal karena minimnya payung hukum yang spesifik.
“Sudah saatnya pemuda di Kabupaten Rembang mendapatkan perhatian serius dan ruang ekspresi yang layak dari pemerintah. Kita tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan sistem yang kuat,” tegas Nuril.
Sebagai langkah konkret, Nuril menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, KNPI akan melakukan tekanan positif kepada legislatif dan eksekutif demi masa depan pemuda.
“Oleh karena itu, KNPI Rembang mendorong penuh agar pemerintah daerah segera merumuskan dan mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kepemudaan. Ini sangat penting sebagai landasan hukum agar pembinaan kepemudaan memiliki arah yang jelas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Jawa Tengah, Casytha Arriwi Kathmandu, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Nuril Anwar dan jajarannya. Ia memuji inisiatif pengurus Rembang yang dinilai memiliki semangat tinggi untuk berkarya bahkan sebelum resmi menjabat.
“Selamat kepada Mas Nuril dan seluruh jajaran yang hari ini resmi dilantik. Saya bangga, karena belum dilantik saja kalian sudah melaksanakan kegiatan Festival Kepemudaan. Ini bukti semangat yang luar biasa,” ujar Casytha disambut tepuk tangan hadirin.
Namun, Casytha juga memberikan catatan kritis. Ia mengingatkan agar KNPI Rembang tidak terjebak pada rutinitas seremonial lima tahunan semata.
“Harapannya, organisasi ini tidak hanya hidup saat momentum pelantikan dan Musda saja. Semoga kalian terus aktif di masa-masa ‘antara’ pelantikan dan Musda berikutnya. Justru di situlah letak pengabdian yang sesungguhnya,” pesannya.
Menutup sambutannya, Casytha juga menyinggung pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, semangat pemuda saja tidak cukup jika tidak ditopang oleh fasilitas dan dukungan negara.
“Kegiatan kepemudaan yang masif tidak mungkin bisa dilakukan secara maksimal tanpa support dari pemerintah. Semoga Pemerintah Kabupaten Rembang bisa berkolaborasi lebih erat mendukung penuh para pemuda ini,” pungkas Casytha.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Rembang, tokoh masyarakat, serta perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Rembang.


