
Rembang – Rembang Expo 2025 resmi dibuka dengan semarak di Balai Kartini, Jumat (25/7/2025). Wakil Bupati Rembang, Gus Hanies, memukul gong sebagai tanda dimulainya perhelatan ekonomi kreatif dan budaya terbesar di Kabupaten Rembang.
Tak sekadar seremoni, pembukaan berlangsung spektakuler. Kolaborasi antara Sanggar Tari Galuh Ajeng dengan tarian kontemporer-tradisional, Barongan Condromowo yang enerjik, Diraja Modelling dengan busana etnik modern, hingga penampilan Warastra Band lewat lagu “Rembang Bangkit”, menjadikan panggung terasa hidup dan membangkitkan kebanggaan lokal.
Rembang Expo 2025 akan berlangsung selama tujuh hari, dari 25 hingga 31 Juli. Sebanyak 75 stand UMKM dari seluruh kecamatan di Rembang menampilkan produk terbaik mereka.
Mulai dari jajanan tradisional, kuliner kekinian, busana etnik, hingga benda pusaka khas Rembang, semuanya hadir untuk memanjakan pengunjung.
Acara ini digelar oleh Paguyuban Rembang Kreatif yang dipimpin Edi Siswanto, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Rembang. Expo ini jadi ajang sinergi antara pelaku UMKM, seniman, kreator muda, dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Gus Hanies menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Ia juga menyampaikan pesan dari Bupati Harno yang berhalangan hadir.
“Rembang Expo ini adalah cermin semangat dan potensi besar masyarakat Rembang. Mari terus kita dukung kegiatan semacam ini untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif kita,” ujarnya.
Lebih dari sekadar bazar, Rembang Expo 2025 adalah ruang temu tradisi dan inovasi. Sebuah panggung besar bagi masyarakat Rembang untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus membangkitkan ekonomi lokal.
Rembang Bangkit dimulai dari sini. Yuk, datang dan jadi bagian dari semaraknya!


