
Rembang, 18 Juni 2025 – Kabar membanggakan kembali datang dari SMK Avicenna Lasem. Film pendek berjudul “Bilik Senandika”, garapan siswa-siswi jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA se-Kabupaten Rembang.
Prestasi ini menjadi kemenangan dua kali berturut-turut bagi SMK Avicenna. Sebelumnya, film ini juga menyabet Juara 1 FLS2N tingkat SMK se-Kabupaten Rembang pada 19 Februari 2025.
“Bilik Senandika” adalah film yang menyentuh hati, mengangkat kisah Salma, siswi pendiam yang menemukan “suara”nya melalui seni ilustrasi. Sketsa-sketsa yang ia simpan rapi akhirnya menjadi jalan baginya untuk dikenal dan dihargai.
Yang membuat pencapaian ini semakin istimewa, seluruh proses produksi dilakukan oleh siswa-siswi sendiri. Mulai dari penulisan naskah, penyutradaraan, pengambilan gambar, editing, hingga akting, semua dilakukan oleh tim kreatif internal SMK Avicenna.
🎬 Keterangan Film:
- Judul: Bilik Senandika
- Genre: Drama Remaja
- Pemeran utama: Siswa DKV SMK Avicenna
- Sutradara & Penulis: Tim Siswa SMK Avicenna
- Editor & Crew Produksi: Siswa jurusan DKV SMK Avicenna
Ashdaq Fillah, Pembimbing Lomba dan juga Guru DKV SMK Avicenna Lasem menyampaikan rasa bangga dan harapan setinggi-tingginya kepada para siswa.
“Jalan anak-anak masih panjang, saya harap mereka tidak berpuas diri dengan capaian tersebut. Bismillah. Kita bakal siapkan untuk tingkat lanjut”, ungkapnya.
Tak hanya berhenti disini, SMK Avicenna akan mewakili Kabupaten Rembang untuk melaju ke tingkat Cabang Dinas (Cabdin), membawa semangat berkarya dan semoga kembali mengukir prestasi yang membanggakan.
Prestasi ini adalah bukti bahwa semangat berkarya tak mengenal batas. Dari bilik kelas sederhana, lahirlah sebuah “senandika” yang mampu menggema hingga panggung-panggung lebih tinggi.
Ini menjadi bukti bahwa SMK efektif melatih skill anak-anak bangsa untuk bersaing diera teknologi yang semakin terbuka. SMK Avicenna Lasem khususnya, bukan hanya mencetak lulusan siap kerja, tapi juga siap berkarya dan menginspirasi Indonesia.


