Turnamen Catur Desa Sulang, Juara Baru Lahir di Malam Kemerdekaan

Turnamen Catur Desa Sulang, Juara Baru Lahir di Malam Kemerdekaan

Rembang – Suasana Balai Desa Sulang, Kabupaten Rembang, mendadak berubah menjadi arena penuh konsentrasi pada Minggu malam, 17 Agustus 2025. Sebanyak 24 peserta berkumpul untuk mengikuti turnamen catur yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejak awal acara, atmosfer terasa hangat sekaligus meriah. Para peserta duduk berhadapan di kursi plastik berwarna biru, menatap papan catur yang tersusun rapi di atas meja panjang. Di sekelilingnya, warga desa tampak santai menyaksikan jalannya pertandingan. Motor-motor yang diparkir dan spanduk acara yang terpasang di latar belakang menambah nuansa khas desa yang akrab.

Tak hanya sekadar pertandingan, turnamen ini menjadi ajang silaturahmi antarwarga. “Suasananya penuh kekeluargaan, tapi tetap kompetitif. Semangat kebersamaan terasa sekali,” kata salah seorang panitia.

Turnamen catur di Sulang tahun ini juga memiliki sentuhan unik. Panitia menghadirkan ilustrasi kuda catur bergaya tengkorak dengan nuansa artistik warna gelap, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta dan penonton.

Dari sisi teknis, pertandingan menggunakan sistem Swiss Dutch FIDE dengan lima ronde. Setiap pemain diberi waktu blitz 10 menit, membuat jalannya laga berlangsung cepat dan menegangkan. Konsentrasi dan strategi benar-benar diuji dalam setiap langkah bidak catur.

Acara ini dipimpin oleh M. Jalaluddin selaku PIC. Sebelum pertandingan dimulai, warga terlebih dahulu menggelar malam tirakatan kemerdekaan sebagai bentuk doa dan refleksi perjuangan bangsa. Setelah itu, tepat pukul 20.40 WIB, kompetisi dimulai dan berlangsung hingga lewat tengah malam.

Hasil akhir mencatat nama Teguh dari Brang Kulon sebagai juara pertama. Disusul Andik Bendil yang menempati posisi kedua, dan Arif Nugroho di posisi ketiga. Ketiganya tampil konsisten sejak ronde awal hingga penentuan akhir.

Trending :   Gotong Royong Tanpa Batas, Warga dan Sopir Tegaldowo Bangun Jalan Tani Secara Swadaya

Lebih dari sekadar mencari pemenang, turnamen ini menjadi bukti bagaimana peringatan kemerdekaan mampu menghadirkan semangat kebersamaan dan sportivitas di tengah masyarakat desa. Dengan suasana akrab dan dukungan penuh warga, ajang serupa diharapkan bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.(red/mah)

Related Articles

spot_img

TRENDING