Ikuti Sosialisasi Empat Pilar, Ketua Brandal Alif: Menjaga Keutuhan Negara Adalah Kewajiban Bersama!

Rembang – Casytha Ariwi Kathmandu, S.E., M.Fin., anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Republik Indonesia dapil Jawa Tengah, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran bernegara masyarakat.

Kali ini, Casytha hadir di Hotel Aston Rembang untuk melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Acara yang digelar dengan penuh semangat ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Brandal Alif misalnya. Kumpulan pemuda berbadan kekar yang mengatasnamakan Brandal Alif juga turut hadir diacara ini.

Arif Yuliantio ketua Brandal menjelaskan bahwa anggotanya merupakan pemuda yang hidup dijalanan. Meski demikian mereka memiliki tekat untuk menjadi lebih baik.

“Anggota kami rata-rata adalah alumni jalanan, bahkan masih banyak juga yang masih hidup dijalan sampai sekarang. Meski demikian, teman-teman memiliki semangat yang sama. Ingin menjadi lebih baik”, terang Arif.

Arif juga menjelaskan bahwa anggota brandal alif ini memiliki komando garis lurus dan keterikatan yang kuat. Hal ini tidak lain karena filosofi dalam nama branda alif itu sendiri.

“Sebenarnya, Brandal itu merupakan singkatan Barisan Andalan. Sedangkan Alif adalah simbol tegak lurus keatas (Menuju Tuhan). Jadi meskipun tampang temen-temen ini bisa dibilang sangar, tapi sejatinya mereka punya garis komando yang kuat. Selama perintah yang diterima itu baik, maka pasti akan dijalankan dengan tegak lurus”, imbuhnya.

Diakhir sesi wawancara, Arif memuji  Casytha yang memiliki gaya komunikasi yang santai namun penuh makna. Terlihat selama sosialisasi Mbak Sytha berhasil menciptakan suasana hidup dan interaktif.

“Mungkin beliau sudah biasa bertemu dengan Korea-Korea, makanya pembawaannya santai saja. Enak, dan das des”, pungkas Arif diiringi gelak tawa.

Trending :   Kuratorial Pameran Seni Lukis Lasem 2024

Sebelumnya, Casytha menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga empat pilar kebangsaan.

“Empat Pilar Kebangsaan ini adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, Satupun tidak boleh ditinggalkan. Karena ini adalah pilar yang semuanya harus berdiri beriringan”, papar Sytha.

Selain menyampaikan materi, Casytha juga membuka sesi tanya jawab, di mana peserta antusias menyampaikan pertanyaan dan pendapat. Salah satu peserta, Ahmad, pemuda asal Rembang, mengapresiasi kegiatan ini.

“Sosialisasi seperti ini sangat penting, apalagi bagi kami generasi muda. Kami jadi lebih paham bagaimana menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Diakhir acara Casytha juga tak lupa mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan toleransi, terutama di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

“Kita harus bangga menjadi bagian dari Indonesia yang majemuk. Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa menghadapi segala tantangan,” tambahnya.

Related Articles

spot_img

TRENDING